Beranda > Microneedling Treatment: Manfaat, Prosedur, hingga Risikonya

Microneedling Treatment: Manfaat, Prosedur, hingga Risikonya

Microneedling Treatment: Manfaat, Prosedur, hingga Risikonya

Ditinjau oleh: dr. Lelania Ishak, Sp.D.V.E

Dalam beberapa tahun terakhir, perawatan kulit minimal invasif semakin berkembang. Salah satunya ialah microneedling treatment, merupakan prosedur minimal invasif yang efektif menangani berbagai permasalahan seperti skar akne, hiperpigmentasi, alopecia, dan stretch marks

Bagi Anda yang sedang mencari solusi untuk peremajaan kulit, memperbaiki tekstur, mengatasi pigmentasi  wajah, hingga merangsang pertumbuhan rambut, penting untuk memahami lebih dalam tentang apa itu microneedling, bagaimana prosedur pengerjaannya, serta manfaat, dan risikonya. 

Dengan pemahaman yang tepat, Anda dapat menentukan apakah microneedling treatment memang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.

Pengertian Microneedling Treatment 

Secara sederhana, microneedling treatment adalah prosedur perawatan kulit dengan menggunakan alat khusus dengan jarum-jarum halus di permukaannya. Jarum tersebut berfungsi untuk membuat perlukaan mikro di kulit, yang akan memicu proses regenerasi alami tubuh dalam membentuk kolagen dan elastin baru.

Kolagen dan elastin merupakan dua komponen penting dalam menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Ketika produksi keduanya meningkat, kulit Anda akan tampak lebih halus, kenyal, dan tampak lebih muda. Oleh karena itu, microneedling treatment merupakan salah satu modalitas terapi untuk peremajaan kulit, mengatasi bopeng bekas jerawat, garis halus, pori-pori besar, stretch marks, maupun warna kulit yang tidak merata.

Baca Juga: Mengenal RF Treatment: Rahasia Kulit Kencang & Awet Muda

Manfaat Microneedling Treatment

Tidak sedikit orang yang tertarik mencoba microneedling treatment karena efektif dan aman. Berikut beberapa manfaat microneedling treatment yang telah terbukti melalui penelitian maupun pengalaman klinis:

1. Peremajaan Kulit 

Microneedling menimbulkan mikrotrauma yang dapat menstimulasi respons penyembuhan alami kulit dengan memproduksi kolagen dan elastin baru, sehingga memperbaiki tekstur, kekencangan, elastisitas kulit, dan menyamarkan garis halus/kerutan. Serta meningkatkan suplai darah sehingga kulit lebih sehat. 

2. Mengatasi Bopeng Bekas Jerawat dan Luka

Bagi Anda yang memiliki masalah bopeng bekas jerawat, microneedling treatment bisa menjadi salah satu solusi efektif. Pembentukan kolagen baru dan remodelling kulit dapat memperbaiki tekstur sehingga permukaan kulit menjadi lebih rata.

3. Meningkatkan Penyerapan Produk Perawatan Kulit

Setelah microneedling terbentuk, saluran mikro pada kulit meningkatkan penetrasi dan penyerapan bahan aktif pada serum.  Kombinasi prosedur microneedling dan aplikasi serum bersifat sinergis. Efektivitas serum meningkat saat diaplikasikan setelah tindakan microneedling dan dapat mempercepat regenerasi pasca tindakan. Dengan demikian, hasil perawatan Anda akan lebih optimal.

4. Mengatasi hiperpigmentasi dan m

Prosedur microneedling dapat menghancurkan deposit pigmen pada lapisan kulit dan meningkatkan penyerapan bahan topikal. Perbaikan pada dermis selain memberikan tampilan kulit lebih halus, juga dapat memberikan tampilan warna kulit yang lebih merata

5. Restorasi Rambut

Microneedling dapat menjadi salah satu pilihan terapi pasien dengan kebotakan  seperti alopecia androgenetik. Prosedur ini meningkatkan peredaran darah pada kulit kepala dan menstimulasi growth factor sehingga memicu pertumbuhan rambut. Ketebalan dan kerapatan rambut dapat bertambah

6. Stretch Marks

Pembentukan kolagen dan elastin pasca microneedling dapat mengurangi tampilan stretch marks. Microneedling merupakan terapi yang aman dan efektif untuk mengatasi stretch marks.

Prosedur Microneedling Treatment

Saat konsultasi, , dokter akan melakukan pemeriksaan kulit untuk memastikan kondisi Anda cocok menjalani microneedling treatment. Berikut prosedur microneedling treatment yang umum dilakukan:

1. Pembersihan Area Tindakan 

Area wajah atau kulit kepala dibersihkan menyeluruh dan dilakukan desinfeksi untuk menghilangkan sisa makeup, kotoran, dan minyak agar tidak menimbulkan infeksi.

2. Aplikasi Krim Anestesi

Krim anestesi diaplikasikan dan didiamkan selama 30–45 menit untuk mengurangi rasa tidak nyaman saat tindakan. 

3. Proses Microneedling

Setelah desinfeksi, dokter menggunakan alat microneedling yang digerakkan pada area wajah atau kulit kepala, hingga tercapai endpoint yang diinginkan sesuai indikasi, yaitu berupa kemerahan atau pinpoint bleeding. Proses ini umumnya berlangsung selama 20-30 menit.

4. Aplikasi Serum 

Dokter dapat mengaplikasikan berbagai serum yang mengandung antioksidan, growth factor, hyaluronic acid, peptides, asam askorbat (vitamin C), polydeoxyribonucleotide (PDRN), platelet rich plasma (PRP), secretome, maupun exosome untuk mempercepat proses regenerasi kulit dan meningkatkan efektivitas terapi microneedling. 

5. Perawatan Akhir dan Edukasi Aftercare

Kulit akan tampak kemerahan setelah prosedur dilakukan. Dokter umumnya akan memberikan panduan aftercare microneedling agar proses pemulihan berlangsung cepat dan hasilnya optimal. 

Baca Juga: Meso Treatment: Manfaat, Prosedur, dan Perawatan Setelahnya

Efek Samping Microneedling Treatment

Setelah menjalani microneedling treatment, kulit akan mengalami fase penyembuhan. Beberapa efek samping ringan yang umum terjadi saat downtime

  • Kemerahan, pembengkakan, nyeri ringan.
  • Kulit terasa kencang dan kering, karena proses regenerasi sedang berlangsung.
    Efek ini biasanya hilang dalam 24–72 jam. Penting untuk menjaga kelembapan kulit dan menghindari paparan sinar matahari langsung.

Risiko Microneedling Treatment

Meskipun microneedling terbilang aman bila dilakukan oleh tenaga profesional, terdapat beberapa potensi  risiko microneedling treatment yang  perlu diwaspadai:

  1. Infeksi kulit jika peralatan tidak steril atau perawatan pasca tindakan yang kurang higienis.
  2. Reaksi alergi terhadap krim anestesi atau serum yang digunakan.
  3. Skar atau keloid 
  4. Hiperpigmentasi pasca inflamasi, jika kulit tidak dilindungi dari paparan UV setelahnya

Untuk menghindari hal-hal tersebut, pastikan prosedur dilakukan di bawah pengawasan dokter kulit berpengalaman dan selalu ikuti instruksi pascatindakan.

Aftercare Microneedling Treatment

Berikut adalah perawatan pasca-prosedur microneedling yang perlu Anda lakukan agar hasil optimal dan terhindar dari komplikasi:

  1. Hindari paparan sinar matahari langsung dan air hangat/panas setidaknya selama 7 hari. 
  2. Hindari aktivitas berat yang mengeluarkan keringat berlebih, sauna, berenang dan tidak menggunakan makeup selama 7 hari.
  3. Menggunakan produk after care dan pelembab intensif sesuai anjuran dokter.
  4. Tidak menggunakan produk yang mengandung retinol dan derivatnya, produk eksfoliasi, dan alkohol selama seminggu, karena dapat memperparah iritasi.

Baca Juga: Mengenal PRP, Treatment Wajah dengan Darah Sendiri

Dengan perawatan yang benar setelah melakukan perawatan, kulit biasanya mulai menunjukkan hasil terbaik setelah 2–4 minggu, yaitu lebih halus, cerah, dan elastis.

Jika dilakukan di klinik BAMED akan ditangani oleh dokter spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika (Sp.DVE) pada Layanan Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika, microneedling treatment bukan hanya memberikan hasil yang memuaskan, tetapi juga menjaga kesehatan kulit Anda dalam jangka panjang. Jadi, pastikan Anda memilih klinik BAMED agar investasi kecantikan ini memberikan hasil terbaik.