Ditinjau oleh: dr. Noer Kamila, Sp.D.V.E
Kulit adalah organ terbesar tubuh dan juga salah satu yang paling rentan mengalami gangguan, terutama pada anak-anak. Saat si kecil mulai mengeluhkan rasa gatal, muncul bercak merah, atau benjolan kecil di kulitnya, tak jarang muncul pertanyaan seperti, penyakit kulit pada anak apa saja? Penyakit kulit jenis apa yang umum terjadi dan bagaimana cara menanganinya?
Sebagai orang tua, memahami penyakit kulit pada anak adalah langkah penting untuk memastikan kondisi kulit anak tetap sehat. Artikel ini akan membahas macam-macam penyakit kulit pada anak, penyebab yang sering mendasari, serta cara mengobati penyakit kulit pada anak-anak secara tepat dan profesional.
Macam-Macam Penyakit Kulit pada Anak
Ada beragam jenis penyakit kulit anak yang umum dijumpai. Masing-masing memiliki penyebab, gejala, dan cara penanganan yang berbeda. Berikut penjelasan beberapa jenis yang perlu Anda ketahui:
1. Eksim (Atopic Dermatitis)
Eksim adalah kondisi kulit kronis yang sering muncul pertama kali pada bayi atau balita. Gejalanya meliputi kulit kering, kemerahan, dan gatal. Eksim juga kerap dikaitkan dengan riwayat alergi dalam keluarga. Bila tidak ditangani dengan tepat, rasa gatal dapat mengganggu tidur dan kenyamanan anak.
2. Impetigo
Impetigo merupakan infeksi kulit akibat bakteri, biasanya menyerang wajah dan tangan. Ciri khasnya adalah luka kecil berisi cairan yang mudah pecah dan berubah menjadi kerak berwarna kuning keemasan. Impetigo sangat menular, terutama di lingkungan sekolah atau tempat penitipan anak.
3. Molluscum Contagiosum
Penyakit ini disebabkan oleh virus poxvirus. Gejalanya berupa benjolan kecil, mengilap, dan sering kali tidak menimbulkan rasa sakit. Walaupun tidak berbahaya, kondisi ini bisa menyebar ke bagian tubuh lain dan menular antar anak melalui kontak langsung.
4. Pityriasis Alba
Pityriasis alba ditandai dengan bercak putih atau pucat di wajah, terutama pada pipi. Bercak ini biasanya tidak disertai rasa gatal dan sering kali terlihat setelah anak sembuh dari iritasi ringan. Meski tampak mencolok, kondisi ini tidak berbahaya dan umumnya hilang dengan sendirinya.
5. Kurap (Tinea)
Kurap adalah infeksi jamur pada kulit yang berbentuk bulat menyerupai cincin dengan tepi yang lebih merah dan menonjol. Bisa muncul di kulit kepala, badan, tangan, atau kaki. Penularannya terjadi melalui kontak kulit atau benda yang terkontaminasi seperti handuk, sisir, atau bantal.
6. Scabies (Gudik)
Scabies disebabkan oleh tungau kecil yang menggali liang di bawah kulit dan menyebabkan rasa gatal hebat, terutama di malam hari. Lesi biasanya muncul di sela jari, pergelangan tangan, dan sekitar pinggang. Penyakit ini mudah menular dan membutuhkan pengobatan seluruh keluarga.
7. Cacar Air dan Infeksi Virus Lainnya
Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster dan menimbulkan ruam berisi cairan yang menyebar ke seluruh tubuh. Kondisi ini disertai demam dan rasa lelah. Infeksi virus lain seperti roseola dan measles juga bisa menyebabkan ruam kulit sebagai bagian dari gejala sistemiknya.
Penyebab Umum Penyakit Kulit Anak
Penyakit kulit tidak muncul tanpa alasan. Berbagai faktor bisa memicu atau memperburuk kondisi kulit anak. Memahami penyebab ini akan membantu Anda dalam upaya pencegahan.
1. Infeksi Mikroorganisme
Bakteri, virus, dan jamur merupakan penyebab utama banyak penyakit kulit pada anak. Contohnya, impetigo disebabkan oleh bakteri, molluscum oleh virus, dan kurap oleh jamur. Penularan bisa terjadi melalui kontak langsung atau benda yang terkontaminasi.
2. Reaksi Alergi atau Iritasi
Beberapa anak memiliki kulit yang sensitif terhadap zat tertentu seperti sabun, deterjen, logam, atau bahan sintetis. Reaksi ini dapat menimbulkan ruam, gatal, atau bahkan luka. Kondisi seperti dermatitis kontak dan eksim biasanya dipicu oleh iritasi semacam ini.
3. Kondisi Cuaca dan Lingkungan
Udara yang terlalu kering, panas ekstrem, atau paparan sinar matahari bisa memperparah kondisi kulit anak. Eksim dan pityriasis alba misalnya, sering kali memburuk saat cuaca panas atau kelembapan rendah.
4. Faktor Genetik dan Imunologis
Anak yang berasal dari keluarga dengan riwayat penyakit kulit seperti eksim, asma, atau alergi lainnya lebih rentan mengalami gangguan kulit serupa. Sistem imun yang belum sepenuhnya matang juga membuat kulit anak lebih mudah bereaksi terhadap infeksi atau iritan.
Baca Juga: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Herpes
Cara Mengobati Penyakit Kulit pada Anak-Anak
Penanganan penyakit kulit pada anak perlu disesuaikan dengan jenis dan tingkat keparahannya. Berikut pendekatan pengobatan yang umum digunakan:
1. Pengobatan untuk Eksim
Pada dasarnya, eksim tidak sepenuhnya hilang, namun bisa dibantu untuk mengurangi peradangannya. Eksim diobati dengan menjaga kelembapan kulit menggunakan pelembap bebas pewangi. Jika kondisi memburuk, dokter mungkin akan memberikan krim kortikosteroid ringan untuk mengurangi peradangan. Menghindari pemicu seperti sabun keras atau pakaian sintetis juga sangat penting.
2. Pengobatan untuk Impetigo
Impetigo ditangani dengan salep antibiotik. Jika infeksi menyebar atau parah, dokter dapat meresepkan antibiotik oral. Penting untuk menjaga kebersihan area yang terinfeksi dan mencegah anak menyentuh atau menggaruk luka.
3. Pengobatan untuk Molluscum Contagiosum
Lesi moluskum dapat ditangani dengan berbagai tindakan seperti pengolesan cairan khusus, ekstraksi, hingga bedah beku. Meskipun demikian, sebagian kasus bisa sembuh sendiri. Namun, jika lesi menyebar luas atau menimbulkan gangguan, pengobatan seperti cryotherapy bisa menjadi pilihan.
4. Pengobatan untuk Pityriasis Alba
Pengobatan utama adalah penggunaan pelembap secara rutin. Tidak diperlukan obat khusus kecuali muncul iritasi tambahan.
5. Pengobatan untuk Kurap (Tinea)
Kurap biasanya diatasi dengan krim antijamur. Pada infeksi kulit kepala atau kasus berat, dokter mungkin akan memberikan obat antijamur oral. Kebersihan sangat penting agar tidak terjadi infeksi ulang.
6. Pengobatan untuk Scabies
Scabies diobati dengan krim Antiparasitik yang dioleskan ke seluruh tubuh dan dibiarkan selama beberapa jam. Semua anggota keluarga sebaiknya turut menjalani pengobatan untuk mencegah penyebaran ulang.
7. Pengobatan untuk Infeksi Virus Seperti Cacar Air
Pengobatan untuk infeksi virus tergantung pada tingkat keparahan penyakit, usia pasien, serta kondisi medis yang menyertai. Istirahat yang cukup dan hindari kontak dengan orang lain untuk menurunkan risiko penularan. Pada umumnya dokter akan memberikan obat untuk meringankan gejala, dan antivirus bila diperlukan.
Baca Juga: Herpes Zoster: Hal-hal Penting yang Perlu Diketahui
Memahami apa saja penyakit kulit pada anak yang umum terjadi, serta mengetahui penyebab dan penanganannya adalah kunci dalam menjaga kesehatan kulit anak. Dengan informasi yang tepat, Anda dapat mengambil langkah cepat dan efektif dalam menangani keluhan kulit anak, mencegah penularan, serta menghindari komplikasi jangka panjang.
Jika kondisi kulit anak tidak kunjung membaik atau menimbulkan keluhan berat, konsultasikan segera dengan dokter spesialis anak atau dokter spesialis kulit di Klinik BAMED pada Layanan Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika. Perawatan yang tepat waktu akan memastikan anak kembali sehat dan nyaman dalam beraktivitas.
