Beranda > Memahami Gigi Palsu atau Gigi Tiruan Sebelum Menggunakannya

gigi palsu

Memahami Gigi Palsu atau Gigi Tiruan Sebelum Menggunakannya

Ditinjau oleh : drg. Rendry Kharima Nirmala Aisya

Kehilangan gigi dapat mempengaruhi penampilan, fungsi pengunyahan, dan bahkan kesehatan mulut secara keseluruhan. Gigi palsu atau gigi tiruan adalah salah satu pilihan perawatan yang dapat mengembalikan fungsi dan estetika gigi.

Artikel ini akan membahas secara rinci berbagai aspek gigi palsu, mulai dari jenis, prosedur, hingga perawatannya. Yuk, simak artikel ini sekarang juga!

Apa Itu Gigi Palsu atau Gigi Tiruan?

Gigi palsu, atau gigi tiruan, adalah gigi dan gusi buatan yang dibentuk sesuai dengan bentuk mulut Anda. Dibuat oleh dokter gigi untuk menggantikan gigi asli yang hilang atau telah dicabut. Gigi tiruan bisa berupa gigi tiruan penuh atau sebagian, tergantung pada apakah semua gigi pada rahang atas atau bawah hilang atau hanya beberapa saja. Terlepas dari jenis gigi palsu yang Anda butuhkan, keduanya akan dirancang khusus untuk menyesuaikan dengan bentuk mulut dan disesuaikan dengan warna gigi asli Anda. Gigi tiruan biasanya dibuat dari bahan-bahan seperti akrilik, nilon, logam, dan porselen.

Jenis-jenis Gigi Tiruan

Gigi tiruan, atau yang lebih dikenal sebagai gigi palsu, secara umum dibagi menjadi dua jenis, yaitu gigi tiruan lekat permanen dan gigi tiruan lepasan.

1. Gigi Tiruan Lekat Permanen

Gigi tiruan lekat / permanen adalah gigi tiruan yang dipasang secara permanen atau disementasi pada gigi penyangga. Gigi tiruan lekat memiliki beberapa kelebihan, yaitu lebih kuat dan lebih nyaman digunakan. Berikut beberapa macam gigi tiruan lekat/permanen:

  • Implan Gigi (dental implant)

Gigi palsu implan merupakan solusi bedah yang umum digunakan untuk mengganti gigi yang hilang. Implan ini berfungsi sebagai akar gigi buatan yang ditanamkan langsung ke dalam tulang rahang. Setelah implan menyatu dengan tulang rahang, maka mahkota gigi, jembatan gigi, atau bahkan gigi palsu lengkap dapat dipasang di atasnya. Proses pemasangan implan ini biasanya membutuhkan beberapa prosedur dan waktu penyembuhan beberapa bulan. Namun, setelah implan sembuh sempurna, Anda dapat menggunakannya seperti gigi asli. Dengan perawatan yang baik, implan gigi dapat bertahan seumur hidup.

  • Mahkota Gigi (dental crown)

Mahkota gigi, atau yang dikenal sebagai dental crown, adalah salah satu jenis gigi palsu yang dipasang dengan menutupi bagian gigi yang sudah rusak. Fungsi utama dari pemasangan crown ini tidak hanya untuk melindungi gigi dari kerusakan lebih lanjut, tetapi juga untuk memperbaiki bentuk, ukuran, dan kekuatan gigi yang sudah mengalami kerusakan. Selain itu, crown gigi juga dapat meningkatkan penampilan, memberikan hasil yang lebih estetik dan fungsional, sehingga gigi yang rusak dapat kembali berfungsi seperti semula.

  • Gigi tiruan jembatan (dental bridge)

Gigi tiruan jembatan adalah gigi tiruan yang digunakan untuk menggantikan satu atau lebih gigi yang hilang. Prosedur pembuatan gigi tiruan jembatan diawali dengan pengasahan gigi dibagian depan dan belakang area gigi yang hilang, untuk selanjutnya dipasang crown dan disambungkan ke unit gigi tiruan pengganti.

2. Gigi Tiruan Lepasan

Gigi tiruan lepasan adalah gigi tiruan yang mudah dilepas dan dipasang sendiri oleh penggunanya. Gigi tiruan lepasan berdasarkan bahannya ada beberapa macam, yaitu:

  • Akrilik

Gigi tiruan akrilik adalah salah satu jenis gigi tiruan yang menggunakan bahan akrilik sebagai komponen utamanya. Jenis ini telah digunakan sejak lama dan tetap populer hingga kini karena harganya yang relatif terjangkau. Meskipun demikian, gigi tiruan akrilik memiliki beberapa kelemahan, seperti dapat menimbulkan rasa kurang nyaman karena ketebalannya.

  • Valplast

Gigi tiruan valplast memiliki tampilan dan warna yang mirip dengan gigi tiruan akrilik, namun dirancang dengan beberapa keunggulan tambahan. Gigi tiruan ini lebih tipis, tidak menggunakan kawat, dan memiliki sifat yang lebih fleksibel, sehingga memberikan kenyamanan lebih saat digunakan. 

  • Kerangka logam

Gigi tiruan kerangka logam merupakan jenis gigi tiruan lepasan yang menggunakan bahan dasar logam, seperti titanium anti karat, sebagai rangkanya. Rangka logam ini kemudian dikombinasikan dengan bahan akrilik atau valplast untuk memberikan kenyamanan dan tampilan yang lebih baik. Salah satu keunggulan utama dari gigi palsu kerangka logam ini adalah kekuatannya, yang lebih kokoh dibandingkan dengan gigi tiruan yang hanya menggunakan bahan akrilik atau valplast, sehingga memberikan daya tahan lebih lama dan stabilitas yang lebih tinggi saat digunakan.

Manfaat Memasang Gigi Palsu

Selain mengembalikan fungsi mengunyah yang hilang, gigi palsu juga berperan penting dalam memperbaiki penampilan dan meningkatkan rasa percaya diri. Dengan gigi palsu, Anda dapat mengunyah makanan dengan lebih baik, sehingga nutrisi dapat diserap tubuh secara optimal. Selain itu, gigi palsu juga membantu memperbaiki kualitas bicara yang terganggu akibat kehilangan gigi, mencegah pergeseran gigi asli yang tersisa, serta mempertahankan bentuk wajah agar tetap alami.

Prosedur Treatment Gigi Palsu di Dokter Spesialis Gigi

Perawatan gigi tiruan dimulai dengan pemeriksaan menyeluruh oleh Dokter Spesialis Gigi. Dokter akan memeriksa kondisi mulut Anda, termasuk rahang, gusi, dan gigi-gigi yang masih tersisa. Selain itu, akan dilakukan pemeriksaan rontgen untuk mengevaluasi ketebalan tulang rahang. Jika Anda dianggap memenuhi syarat untuk pemasangan gigi tiruan, dokter akan membahas berbagai pilihan yang tersedia. Jenis gigi tiruan yang tepat untuk Anda tergantung pada beberapa faktor, seperti:

  1. Jumlah gigi yang hilang
  2. Kepadatan dan volume tulang rahang
  3. Hubungan antara rahang atas dan bawah
  4. Kondisi kesehatan mulut
  5. Riwayat penyakit sistemik
  6. Preferensi pasien

Adakalanya pasien membutuhkan perawatan preprostetik, yaitu perawatan yang dibutuhkan untuk mempersiapkan rahang sebelum pemasangan gigi tiruan. Contohnya seperti pencabutan sisa akar, penambalan gigi, dan sebagainya.

Setelah menentukan jenis gigi palsu yang sesuai, Dokter Gigi akan membuat cetakan gigi Anda untuk digunakan dalam pembuatan gigi tiruan. Proses pembuatan gigi tiruan dapat memakan waktu beberapa minggu. Setelah gigi tiruan selesai dibuat, dokter akan memasangnya di mulut Anda dan memeriksa kecocokannya. Dokter akan memastikan tidak ada tekanan berlebihan pada gusi dan melakukan penyesuaian akhir yang diperlukan.

Perlu diingat bahwa biasanya dibutuhkan beberapa kali kunjungan ke dokter gigi untuk mencapai kesesuaian yang optimal. Hal ini dikarenakan jaringan lunak di mulut Anda perlu waktu untuk menyesuaikan diri dengan gigi tiruan.

Cara Merawat Gigi Palsu

Perawatan yang tepat sangat penting untuk menjaga gigi tiruan dalam kondisi baik. Berikut adalah beberapa panduan umum untuk memastikan gigi palsu Anda bertahan lebih lama:

  • Lepaskan gigi palsu setiap malam sebelum tidur. Hal ini memungkinkan gusi Anda beristirahat dan mencegah iritasi.
  • Bersihkan gigi palsu setiap hari menggunakan sikat gigi khusus untuk gigi palsu dan pasta pembersih. Hindari menggunakan pasta gigi biasa, karena dapat menggores permukaan gigi palsu.
  • Rendam gigi palsu dalam larutan pembersih gigi palsu semalaman. Larutan ini dapat membantu menghilangkan bakteri dan noda.
  • Sikat gusi, lidah, pipi bagian dalam, langit-langit mulut, dan gigi asli yang tersisa dua kali sehari untuk menghilangkan plak dan kotoran. Hal ini penting untuk menjaga kesehatan mulut secara keseluruhan.

Dengan perawatan yang tepat, gigi palsu dapat bertahan lebih lama dan berfungsi dengan baik. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Dokter Gigi di Layanan Dokter Gigi dan Dokter Gigi Spesialis pada Klinik BAMED jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah terkait perawatan dan pemasangan gigi palsu.