Beranda > Hal-hal yang Perlu Diketahui Tentang DNA Salmon: Manfaat & Prosesnya

dna salmon

Hal-hal yang Perlu Diketahui Tentang DNA Salmon: Manfaat & Prosesnya

Ditinjau oleh : dr. Shafira Anindya, Sp.D.V.E

DNA salmon telah mencuri perhatian dalam dunia kecantikan sebagai bahan unggulan untuk perawatan kulit, berkat kandungan asam amino, protein, dan nutrisi yang berkhasiat. Ekstrak yang diambil dari sperma ikan salmon ini dikenal mampu mendukung regenerasi sel kulit, mengurangi kerutan, serta mencerahkan kulit.

Popularitasnya kian meningkat seiring pengakuan akan kemampuannya menjaga kulit tetap sehat dan melawan tanda-tanda penuaan. Bagi yang penasaran dengan apa itu DNA salmon, manfaat lengkapnya, dan bagaimana penggunaannya, pembahasan ini akan memberi wawasan yang menarik untuk disimak.

Baca Juga: Seputar Laser Wajah untuk Berbagai Masalah Kulit, Efektif dan Aman

Mengenal DNA Salmon

Ekstrak ikan salmon yang dikenal sebagai DNA salmon kaya akan nutrisi penting seperti protein, asam amino, asam lemak omega-3, serta asam nukleat seperti DNA dan RNA. Berbagai kandungan tersebut menawarkan manfaat besar untuk kesehatan kulit, termasuk merangsang produksi kolagen yang menjaga elastisitas kulit serta memperbaiki kerusakan sel akibat paparan sinar UV dan radikal bebas. Selain itu, kehadiran hyaluronic acid atau asal hialuronat murni dalam DNA salmon membantu menghidrasi kulit dengan mengikat air dalam jumlah besar, sehingga memberikan efek kulit yang lebih lembap dan sehat. Bahan aktif tersebut aman digunakan dalam berbagai bentuk perawatan kulit, baik berupa krim maupun injeksi, tanpa efek samping berbahaya. 

Perawatan berbasis DNA salmon semakin diminati sebagai solusi modern untuk menjaga kulit tetap sehat dan bercahaya karena efektif memperbaiki sel-sel kulit yang rusak serta memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan.

Manfaat DNA Salmon

Berbagai manfaat DNA salmon dalam perawatan kulit, menjadikannya bahan yang banyak dicari dalam dunia kecantikan. Berikut merupakan empat manfaat utama yang dapat diperoleh dari perawatan berbasis DNA salmon:

1. Meningkatkan Regenerasi dan Elastisitas Kulit

DNA salmon dikenal mampu merangsang regenerasi sel kulit, menggantikan sel-sel mati dengan yang baru, dan memperbaiki sel-sel yang rusak. Proses ini membuat kulit tampak lebih muda, halus, dan elastis. Kandungan protein dan peptida di dalamnya juga berperan penting dalam meningkatkan produksi kolagen, yang menjaga kulit tetap kencang serta mengurangi kerutan dan garis halus.

2. Memberikan Kelembapan Optimal

Kandungan asam hialuronat yang dirangsang oleh DNA salmon dapat membantu menarik dan menahan air dalam sel-sel kulit, memastikan kulit tetap terhidrasi dengan baik. Hidrasi ini mencegah kulit menjadi kering dan kusam, sehingga kulit terasa lebih kenyal, halus, dan terlihat bercahaya. Kelembapan yang terjaga juga membantu mempertahankan tekstur kulit yang sehat dan glowing.

3. Mencegah Penuaan Dini dan Melindungi dari Radikal Bebas

DNA salmon kaya akan antioksidan mampu melawan radikal bebas yang merupakan faktor utama penyebab penuaan dini. Antioksidan melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar UV dan polusi. Kandungan antioksidan dalam DNA salmon membuat kulit tetap fresh, tampak lebih muda, dan memiliki kemampuan lebih baik untuk melawan tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan garis halus.

4. Memperbaiki dan Menguatkan Skin Barrier

Kulit yang memiliki masalah berupa kusam atau rentan terhadap iritasi dapat dibantu dengan DNA salmon yang mampu memperbaiki dan memperkuat skin barrier. Kandungan vitamin D berkontribusi dalam mempercepat regenerasi sel kulit dan meningkatkan pertahanan alami kulit. Dengan skin barrier yang kuat, kulit menjadi lebih lembap, terlindungi dari polusi, bakteri, dan kotoran, serta tampak lebih sehat secara keseluruhan.

Baca Juga: Skin Booster: Manfaat, Jenis dan Prosedur Treatment

Jenis-jenis DNA Salmon

Berbagai produk berbasis DNA salmon kini tersedia dalam industri kecantikan, menawarkan manfaat signifikan bagi kesehatan kulit. Berikut merupakan jenis utama dan cara penggunaannya:

1. Krim dan Serum DNA Salmon

Produk seperti krim dan serum yang mengandung DNA salmon banyak digunakan dalam perawatan wajah sehari-hari. Krim ini sering diformulasikan untuk membantu menghidrasi kulit, meningkatkan elastisitas, dan mengurangi tanda-tanda penuaan. Penggunaannya yang mudah membuat produk ini menjadi pilihan populer untuk perawatan mandiri di rumah.

2. Injeksi DNA Salmon (Skin Booster)

Injeksi DNA salmon sering menjadi pilihan apabila menginginkan hasil yang lebih cepat dan nyata. Varian DNA salmon yang digunakan untuk injeksi umumnya merupakan Polynucleotides (PN) dan Polydeoxyribonucleotide (PDRN). Injeksi tersebut dikenal efektif untuk mengencangkan kulit, memperbaiki lapisan kulit yang menipis, serta meratakan warna kulit. Efek dari suntikan bisa bertahan antara 3 hingga 6 bulan, tergantung pada jenis perawatan dan kondisi kulit masing-masing individu.

Indikasi dan Kontraindikasi DNA Salmon

Injeksi DNA salmon diindikasikan untuk orang dengan kondisi berikut:

  • Tanda-tanda penuaan kulit yang muncul lebih cepat.
  • Kulit kering atau sensitif.
  • Kulit yang menipis akibat efek samping dari perawatan wajah tertentu.
  • Ingin memiliki kulit yang sehat dan bercahaya.
  • Ingin menjaga wajah tetap awet muda dengan tampilan alami.

Kontraindikasi:

  • Mutlak: Wanita hamil, penderita HIV/AIDS, Hepatitis B & C yang sedang dalam pengobatan, kanker, vitiligo, herpes aktif, alergi terhadap bahan injeksi, serta akne aktif dengan derajat sedang hingga berat.
  • Relatif: Riwayat diabetes melitus dan hipertensi yang terkontrol, dermatitis atopik, serta penggunaan isotretinoin.

Proses Penyuntikan DNA Salmon 

Sebelum menjalani prosedur ini, dokter spesialis Dermatologi Venereologi dan Estetika akan melakukan wawancara medis untuk memahami riwayat kesehatan serta kondisi kulit pasien. Dokter juga dapat melakukan tes alergi untuk memastikan pasien tidak memiliki reaksi terhadap bahan tertentu. Sebelum penyuntikan DNA salmon, dokter akan membersihkan kulit terlebih dahulu, dilanjutkan injeksi menggunakan jarum yang halus. 

Setelah prosedur, pasien disarankan untuk menghindari obat pengencer darah, karena dapat meningkatkan risiko memar dan pembengkakan setelah injeksi. Selain itu, hindari penggunaan kosmetik selama 6 jam pasca-prosedur untuk mengurangi kemungkinan iritasi kulit.

Baca Juga: 10 Langkah Mudah Merawat Wajah untuk Kulit Sehat dan Glowing

Efek Samping Suntik DNA Salmon

Secara umum, suntik DNA salmon adalah prosedur yang aman, namun beberapa efek samping yang mungkin terjadi yaitu:

  • Ruam merah dan gatal pada kulit.
  • Sensasi terbakar.
  • Pembengkakan dan memar di area suntikan.

Meskipun perawatan ini bisa menimbulkan efek samping ringan tersebut, gejala ini biasanya mereda dalam beberapa hari.

Perawatan berbasis DNA salmon dapat memberikan berbagai manfaat, mulai dari regenerasi, hingga mengurangi gejala penuaan pada kulit. Bagi Anda yang tertarik untuk mendapatkan perawatan kulit berkualitas tinggi dan hasil optimal, konsultasi dengan dokter spesialis pada Layanan Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika di KLINIK BAMED bisa menjadi pilihan tepat. KLINIK BAMED hadir di berbagai lokasi, seperti Meruya, Bekasi, Dharmawangsa, Bintaro, Menteng, Alam Sutera, Medan, dan Pondok Indah, siap membantu Anda mencapai kulit sehat dan bercahaya.