Beranda > Apakah Implan Gigi Sama dengan Gigi Palsu?

implan gigi

Apakah Implan Gigi Sama dengan Gigi Palsu?

Ditinjau oleh : drg. Ahmed Setia Bakti, Sp.B.M.M

Kehilangan gigi merupakan kondisi yang dapat memengaruhi kualitas hidup, baik dari segi fungsi pengunyahan, kejelasan berbicara, maupun kepercayaan diri. Untungnya, kemajuan dalam dunia kedokteran gigi telah menghadirkan berbagai solusi untuk menggantikan gigi yang hilang. 

Dua di antaranya yang paling umum adalah implan gigi dan gigi palsu. Meskipun sama-sama bertujuan menggantikan gigi yang hilang, kedua metode ini memiliki karakteristik dan prosedur yang berbeda secara mendasar. Namun, tidak sedikit orang yang masih menyamakan keduanya atau bingung memilih di antara keduanya. 

Apakah implan gigi sama dengan gigi palsu? Mana yang lebih tepat untuk Anda gunakan? Artikel ini akan membahas secara menyeluruh mengenai apa itu implan gigi, bagaimana perbedaannya dengan gigi palsu, serta pertimbangan penting dalam memilih metode yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda.

Baca Juga: Apa Itu Ekstraksi Gigi dan Hal yang Perlu Diketahui

Apa Itu Implan Gigi

Implan gigi adalah salah satu solusi modern dalam kedokteran gigi untuk mengganti gigi yang hilang secara permanen. Sistem ini terdiri dari tiga bagian utama: sekrup titanium yang ditanam ke dalam tulang rahang, abutment yang menghubungkan sekrup dengan mahkota, serta mahkota gigi buatan yang menyerupai gigi asli. Karena ditanam langsung ke tulang, implan memberikan stabilitas dan kenyamanan layaknya gigi alami.

Prosedur pemasangan implan gigi melibatkan pembedahan minor yang dilakukan oleh dokter gigi spesialis. Setelah implan ditanam, dibutuhkan beberapa bulan untuk proses osseointegrasi—yakni penyatuan antara tulang rahang dengan sekrup titanium. Setelah tulang menyatu sempurna, mahkota akan dipasang di atasnya untuk menyempurnakan fungsi dan estetika gigi.

Implan gigi menawarkan keunggulan dalam hal daya tahan, kenyamanan, serta pencegahan kerusakan tulang rahang akibat kehilangan gigi. Inilah sebabnya mengapa banyak pasien yang menganggap implan gigi sebagai solusi jangka panjang yang bernilai.

Baca Juga: Scaling Gigi: Solusi untuk Gigi Bersih dan Bebas Karang Gigi

Apa Itu Gigi Palsu

Gigi palsu adalah perangkat gigi buatan yang dapat dilepas dan dipasang kembali oleh penggunanya. Biasanya digunakan untuk menggantikan beberapa atau seluruh gigi yang hilang. Terdapat dua jenis utama: gigi palsu sebagian (partial dentures) dan gigi palsu penuh (complete dentures).

Dibuat dari bahan akrilik atau kombinasi logam dan plastik, gigi palsu dirancang menyerupai struktur gigi dan gusi alami. Meskipun gigi palsu tidak ditanam dalam rahang, perangkat ini masih dapat membantu pengguna dalam hal fungsi mengunyah, berbicara, dan penampilan.

Namun, karena sifatnya yang tidak permanen, gigi palsu kadang terasa longgar, terutama jika bentuk gusi atau rahang berubah seiring waktu. Pengguna juga mungkin perlu menggunakan perekat khusus dan melakukan penyesuaian berkala agar tetap nyaman digunakan.

Perbedaan Implan Gigi dan Gigi Palsu

Meskipun keduanya bertujuan untuk menggantikan gigi yang hilang, implan gigi vs gigi palsu memiliki perbedaan signifikan dalam hal struktur, metode pemasangan, dan manfaat jangka panjang.

1. Stabilitas dan Kenyamanan

Implan gigi memberikan stabilitas maksimal karena terpasang langsung ke tulang rahang. Sebaliknya, gigi palsu hanya menempel di atas gusi, sehingga berisiko bergeser saat berbicara atau makan.

2. Daya Tahan

Implan gigi dapat bertahan lebih dari 20 tahun dengan perawatan yang baik, bahkan seumur hidup. Gigi palsu umumnya perlu diganti setiap 5–8 tahun.

3. Estetika dan Fungsi

Implan menyerupai gigi asli secara estetika dan fungsional. Gigi palsu juga menyerupai gigi alami, namun bisa terasa kurang nyaman seiring waktu jika tidak pas dengan bentuk rahang.

4. Perawatan dan Pemeliharaan

Perawatan implan hampir sama seperti merawat gigi alami: menyikat, flossing, dan kontrol rutin ke dokter. Gigi palsu perlu dibersihkan secara khusus dan direndam saat tidak digunakan.

5. Biaya

Secara umum, biaya pemasangan implan gigi lebih tinggi dibandingkan gigi palsu. Namun, karena daya tahannya, implan dapat menjadi investasi jangka panjang yang lebih efisien.

Lebih Baik Implan Gigi atau Gigi Palsu?

Mana yang lebih baik, gigi palsu atau implan? Pertanyaan ini tidak memiliki jawaban tunggal karena pilihan terbaik sangat tergantung pada kondisi kesehatan mulut, kebutuhan fungsional, anggaran, dan preferensi pribadi Anda.

Jika Anda menginginkan solusi permanen yang stabil, nyaman, dan menyerupai gigi asli, maka implan gigi adalah pilihan yang sangat disarankan. Namun, apabila Anda memiliki batasan anggaran atau kondisi medis tertentu yang tidak memungkinkan operasi, maka gigi palsu tetap merupakan solusi yang baik dan terjangkau.

Sebelum memutuskan, penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter gigi. Dokter akan melakukan evaluasi menyeluruh dan membantu menentukan apakah implan gigi atau gigi palsu merupakan pilihan terbaik untuk Anda.

 

Memahami perbedaan antara implan gigi dan gigi palsu adalah langkah awal untuk menentukan solusi pengganti gigi yang sesuai. Implan gigi adalah solusi jangka panjang yang meniru fungsi dan tampilan gigi alami, sementara gigi palsu menawarkan fleksibilitas dengan biaya yang lebih rendah. 

Jadi, apakah Anda mencari kenyamanan permanen atau solusi fungsional yang mudah diakses, pilihan ada di tangan Anda. Pastikan Anda mempertimbangkan saran profesional, seperti para dokter spesialis di Layanan Dokter Gigi & Dokter Gigi Spesialis Klinik BAMED untuk hasil terbaik bagi kesehatan mulut Anda.