Ditinjau Oleh: dr. Ananda Wulandari
Menempuh perjalanan jarak jauh saat musim mudik Lebaran menjadi momen yang dinanti untuk berkumpul bersama keluarga. Namun, perjalanan berjam-jam menggunakan mobil, bus, kapal laut, atau pesawat kerap menimbulkan rasa tidak nyaman seperti mabuk perjalanan.
Karena itu, mengetahui cara mengatasi mabuk perjalanan menjadi hal yang penting. Selain itu, ada juga tips-tips yang bisa dilakukan untuk mencegah mabuk perjalanan itu muncul. Hal-hal tersebut akan dibahas lengkap di artikel ini.
Key Summaries:
- Mabuk perjalanan terjadi karena ketidaksesuaian sinyal antara mata, telinga bagian dalam, dan otak saat tubuh berada di kendaraan yang bergerak.
- Gejalanya dapat berupa pusing, mual, keringat dingin, hingga muntah, yang sering muncul secara bertahap selama perjalanan jauh.
- Cara mengatasi mabuk perjalanan antara lain dengan mengatur posisi duduk, fokus pada objek stabil, mengonsumsi makanan ringan seperti jahe atau biskuit, serta menggunakan obat anti mabuk jika diperlukan.
- Selain itu, penting untuk cukup istirahat, makan dalam porsi ringan, menghindari penggunaan gadget berlebihan, dan menghirup udara segar untuk meredakan gejala mabuk perjalanan.
Kenapa Mabuk Perjalanan Bisa Terjadi Saat Mudik?
Mabuk perjalanan atau motion sickness terjadi karena adanya ketidaksesuaian sinyal antara mata, telinga bagian dalam, dan otak. Saat tubuh berada di kendaraan yang bergerak, telinga bagian dalam mendeteksi gerakan, tetapi mata mungkin melihat objek yang relatif diam.
Ketidaksinkronan ini membuat otak kebingungan dan memicu respons berupa mual atau pusing. Kondisi ini lebih sering terjadi saat perjalanan jauh, kondisi jalan berkelok, atau ketika membaca dan bermain ponsel selama perjalanan.
Selain itu, faktor kelelahan, kurang tidur, dan kondisi perut yang terlalu kosong atau terlalu kenyang juga dapat meningkatkan risiko mabuk perjalanan. Oleh karena itu, memahami faktor pemicunya menjadi langkah awal dalam cara mengatasi mabuk perjalanan secara tepat.
Gejala Mabuk Perjalanan yang Perlu Dikenali
Gejala mabuk perjalanan biasanya muncul secara bertahap. Pada tahap awal, penderita mungkin merasa tidak nyaman di perut, pusing ringan, atau keringat dingin.
Jika tidak segera diatasi, keluhan dapat berkembang menjadi mual hebat, muntah, wajah pucat, hingga tubuh terasa lemas. Beberapa orang juga mengalami peningkatan produksi air liur dan rasa mengantuk berlebihan. Semua gejala ini bahkan akan terasa lebih intens pada anak-anak dan wanita hamil.
Oleh karena itu, mengenali gejala-gejalanya sangat penting agar mabuk perjalanan bisa segera diatasi sebelum kondisi semakin parah.
Baca Juga: Persiapan Mudik yang Aman untuk Ibu Hamil
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Saat Mudik
Ada beberapa langkah sederhana yang efektif untuk mengatasi motion sickness ini selama perjalanan mudik. Penanganan yang cepat dapat membantu mengurangi gejala dan mencegah muntah.
1. Atur Posisi Duduk
Pilih tempat duduk yang minim guncangan, seperti kursi depan mobil atau bagian tengah pesawat. Posisi ini membantu tubuh lebih stabil dan mengurangi rangsangan berlebih pada telinga bagian dalam.
2. Fokus pada Satu Titik
Menurut Mayo Clinic, melihat objek yang stabil di kejauhan, seperti garis horizon, dapat membantu menyelaraskan sinyal antara mata dan telinga. Cara ini cukup efektif agar tidak mabuk perjalanan tanpa perlu mengonsumsi obat.
3. Konsumsi Makanan Ringan yang Tepat
Pilih makanan ringan yang mudah dicerna seperti biskuit tawar atau roti. Jahe hangat atau permen jahe juga dikenal membantu meredakan rasa mual secara alami.
4. Manfaatkan Obat Anti Mabuk
Jika memiliki riwayat mabuk perjalanan berat, Anda dapat mempertimbangkan obat anti mabuk sesuai anjuran dokter. Obat biasanya diminum 30-60 menit sebelum perjalanan untuk hasil optimal.
5. Hindari Penggunaan Gadget Berlebihan Selama Perjalanan
Penggunaan handphone/gadget selama perjalanan sebaiknya dihindari karena dapat memicu gangguan keseimbangan dan mual.
Tips Mencegah Mabuk Perjalanan Sebelum Berangkat Mudik
Selain mengatasi saat gejala muncul, pencegahan juga menjadi bagian penting dari untuk menghindari mabuk perjalanan. Persiapan sebelum berangkat dapat mengurangi risiko kambuhnya keluhan.
- Pastikan Anda cukup istirahat sebelum perjalanan. Kurang tidur dapat memperburuk respons tubuh terhadap gerakan kendaraan.
- Makanlah dalam porsi kecil sekitar 1-2 jam sebelum berangkat. Hindari perut kosong maupun terlalu kenyang karena keduanya dapat memicu mual.
- Gunakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu ketat agar sirkulasi tetap lancar. Jika memungkinkan, lakukan peregangan ringan sebelum duduk dalam waktu lama.
Menghirup udara segar secara berkala juga membantu menjaga keseimbangan tubuh. Saat perjalanan darat, membuka jendela sesaat atau berhenti untuk beristirahat bisa membantu meredakan gejala.
Baca Juga: Tak Usah Cemas, Ini 10 Tips Menjaga Berat Badan Saat Lebaran
Kesimpulan
Cara mengatasi mabuk perjalanan dapat dilakukan dengan kombinasi langkah sederhana seperti mengatur posisi duduk, memilih makanan ringan yang tepat, hingga menggunakan obat sesuai anjuran dokter. Memahami penyebab dan mengenali gejala sejak awal membantu mencegah kondisi menjadi lebih berat.
Dengan persiapan yang matang dan penerapan yang tepat, perjalanan mudik dapat terasa lebih nyaman dan menyenangkan. Jika Anda sering mengalami keluhan berulang atau gejala yang cukup berat, konsultasi medis sangat dianjurkan untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Untuk mendapatkan saran medis yang tepat dan aman, Anda dapat hubungi kami untuk berkonsultasi langsung dengan dokter di Klinik BAMED. Tim kami siap membantu Anda mempersiapkan kondisi kesehatan sebelum mudik agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
FAQ
1. Apakah mabuk perjalanan bisa sembuh total?
Mabuk perjalanan umumnya dapat dikendalikan dengan pencegahan dan penanganan yang tepat. Pada beberapa orang, gejala dapat berkurang seiring bertambahnya usia.
2. Apakah anak-anak lebih rentan mengalami mabuk perjalanan?
Ya. Anak usia 2-12 tahun cenderung lebih rentan karena sistem keseimbangan tubuhnya masih berkembang.
3. Kapan sebaiknya minum obat anti mabuk perjalanan?
Obat biasanya diminum 30-60 menit sebelum perjalanan dimulai agar bekerja secara optimal.
4. Apakah bermain ponsel bisa memperparah mabuk perjalanan?
Ya. Melihat layar dalam waktu lama dapat memperburuk ketidakseimbangan sinyal antara mata dan telinga bagian dalam.
5. Apakah ibu hamil boleh minum obat mabuk perjalanan?
Ibu hamil sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat untuk memastikan keamanannya.
