Apa itu Stretch Mark? Definisi, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Apa itu Stretch Mark? Definisi, Penyebab, dan Cara Mengatasinya!

Ditinjau oleh: dr. Danny Surya, Sp.D.V.E

Pernahkah Anda melihat guratan halus berwarna merah, ungu, atau putih di area perut, paha, bokong, atau payudara? Ya, guratan tersebut adalah stretch mark yang kerap mengganggu penampilan dan dapat menurunkan rasa percaya diri.

Stretch mark atau striae adalah garis-garis atau guratan pada kulit yang muncul karena peregangan kulit secara berlebihan dan cepat. Kondisi ini bisa terjadi selama masa pubertas, kehamilan, atau saat mengalami peningkatan berat badan yang signifikan. Untuk mendapatkan pemahaman yang baik tentang stretch mark, simak informasi berikut terkait apa itu stretch mark, penyebab dan cara pencegahan guratan tersebut. 

Faktor-faktor Penyebab Stretch Mark

Stretch mark pada kulit dapat timbul akibat beberapa penyebab. Beberapa faktor penyebab munculnya garis-garis stretch mark yaitu:

  • Kenaikan atau penurunan berat badan yang drastis: Peregangan kulit yang terjadi secara cepat akibat perubahan berat badan dapat menyebabkan stretch mark di perut, paha, dan berbagai area tubuh lainnya.
  • Perubahan hormonal: Fluktuasi hormon, seperti saat pubertas, kehamilan, atau menopause, dapat mengakibatkan kehilangan elastisitas kulit dan membuatnya lebih rentan terhadap peregangan.
  • Kondisi medis tertentu: Beberapa kondisi medis, seperti sindrom Cushing dan Marfan, dapat meningkatkan risiko stretch mark.
  • Gaya hidup yang kurang sehat: Kebiasaan seperti merokok dan konsumsi alkohol dalam jumlah besar juga dapat meningkatkan risiko timbulnya stretch mark.

Pencegahan Stretch Mark

Meskipun stretch mark tidak dapat sepenuhnya dihindari atau hilang total, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi risiko tersebut, yaitu:

Menjaga Berat Badan Seimbang

Salah satu langkah utama mencegah stretch mark adalah dengan menjaga berat badan yang seimbang. Dengan menjaga berat badan tetap stabil dan seimbang, risiko munculnya stretch mark dapat dikurangi secara signifikan.

Anda sebaiknya mengonsumsi makanan seimbang dan kaya akan nutrisi, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, protein tanpa lemak, dan lemak sehat. Hindari makanan olahan serta makanan tinggi gula dan lemak jenuh, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan yang tidak sehat.

Mengonsumsi Makanan Sehat dan Bergizi

Selain menjaga berat badan yang seimbang, mengonsumsi makanan kaya akan nutrisi yang terutama mengandung vitamin A, C, E, serta protein dapat membantu menjaga kesehatan dan elastisitas kulit. Asupan protein yang cukup sangat penting untuk pembentukan dan perbaikan jaringan kulit. Pilihlah sumber protein berkualitas seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak.

Mengonsumsi Cukup Air

Pastikan untuk minum cukup air setiap hari untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi. Air membantu menjaga kelembapan kulit dan membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesehatan kulit secara keseluruhan.

Menggunakan Pelembap Kulit

Pelembap membantu menjaga kelembapan kulit, meningkatkan elastisitasnya, dan membantu mencegah kerusakan yang dapat menyebabkan stretch mark. Pilih pelembap yang mengandung bahan-bahan alami seperti minyak zaitun, minyak almond, shea butter, atau cocoa butter. Gunakan pelembap setiap hari, terutama setelah mandi atau saat kulit masih lembap, untuk membantu penyerapan bahan-bahan pelembap secara lebih baik oleh kulit.

Perubahan Gaya Hidup

Melakukan olahraga secara teratur, menjaga pola makan yang sehat, dan menghindari kebiasaan merokok dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan mencegah munculnya stretch mark.

Dengan mengadopsi gaya hidup yang sehat dan berkelanjutan, Anda dapat membantu menjaga kesehatan kulit Anda secara keseluruhan dan mengurangi risiko munculnya stretch mark. Ingatlah bahwa perubahan gaya hidup memerlukan waktu dan konsistensi, tetapi dengan tekad dan kesadaran akan kesehatan kulit Anda, Anda dapat mencapai kulit yang lebih sehat dan indah.

Pengobatan di Rumah

Terdapat beberapa pengobatan rumahan yang dapat membantu mengurangi tampilan stretch mark secara alami, seperti penggunaan minyak zaitun, lidah buaya, putih telur, shea butter, atau krim dengan kandungan retinoid. Namun, penting untuk diingat bahwa efektivitas pengobatan rumahan ini dapat bervariasi untuk setiap individu. 

Pengobatan rumahan mungkin memerlukan waktu yang lama, tetapi dengan penggunaan secara konsisten, Anda dapat mengamati perubahan penampilan stretch mark. Namun, jika memiliki kekhawatiran atau mengalami reaksi yang tidak biasa, seperti stretch mark gatal, disarankan segera berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi dan Estetika untuk mendapatkan tindakan atau perawatan yang tepat. Hal ini penting untuk memastikan pengobatan yang Anda pilih aman dan sesuai dengan kondisi kulit.

Cara Mengurangi Stretch Mark dengan Tindakan Medis

Selain perawatan pribadi dan perubahan gaya hidup, terdapat cara perawatan medis yang membantu mengurangi stretch mark secara signifikan, meski tidak benar-benar menghilangkannya. Salah satu perawatan medis yang populer adalah teknologi perawatan Laser V-Beam yang tersedia di Klinik BAMED oleh Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi dan Estetika. Kunjungi tautan ini (link page layanan) untuk informasi lebih lanjut seputar layanan tersebut. 

Perawatan Laser V-Beam

Laser V-Beam adalah salah satu jenis perawatan laser yang digunakan untuk merangsang produksi kolagen dalam kulit dan memperbaiki jaringan kulit yang rusak akibat stretch mark. Dengan penggunaan teknologi canggih ini, stretch mark dapat diatasi secara efektif, memberikan tampilan kulit yang lebih mulus dan tampak lebih sehat.

Teknologi laser V-Beam ini dapat menjadi pertimbangan untuk penanganan lebih intensif, dan saat ini sudah tersedia di Klinik BAMED. Perawatan ini efektif merangsang produksi kolagen dan mengurangi tampilan stretch mark secara signifikan pada permukaan kulit.

Pemahaman tentang penyebab stretch mark dan cara mencegah munculnya stretch mark perlu diketahui sebelum terlambat. Perlu diingat bahwa stretch mark yang sudah muncul tidak dapat dihilangkan sepenuhnya. Namun, jika Anda khawatir akan kemunculan stretch mark di kulit, konsultasikan dengan Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika untuk mendapatkan saran dan perawatan yang tepat.